
Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) berhasil menyelenggarakan workshop bertajuk Membangun Brand Kuat di Era Digital untuk Penerimaan Mahasiswa Baru pada 9 Januari 2026. Kegiatan yang diikuti oleh para dosen ini bertujuan memperkuat pemahaman mengenai strategi branding perguruan tinggi, khususnya dalam menjawab tantangan komunikasi digital bagi generasi Z. Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan UMMAD dalam meningkatkan reputasi institusi dan kualitas penerimaan mahasiswa baru.
Dalam kegiatan ini, peserta diajak mendalami berbagai elemen penting branding kampus, mulai dari pembentukan identitas visual hingga strategi pengelolaan konten media sosial yang efektif. Salah satu sesi utama diisi oleh Dr. Fajar Junaedi, dosen Ilmu Komunikasi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Pada pemaparannya, Dr. Fajar Junaedi menekankan pentingnya pengelolaan merek institusi secara sistematis. Ia menjelaskan bahwa di era digital, setiap perguruan tinggi perlu memiliki pedoman branding yang jelas guna menjaga konsistensi identitas. Selain itu, penentuan content pillar sebagai fondasi utama konten dinilai krusial agar pesan yang disampaikan tetap relevan dan berdampak. Tanpa perencanaan konten yang matang, menurutnya, upaya branding berpotensi tidak efektif karena konten menjadi tidak terarah dan kurang strategis.
Workshop kemudian ditutup dengan diskusi panel yang membahas penerapan strategi branding dalam konteks pendidikan tinggi, dengan fokus pada optimalisasi keunggulan institusi untuk menarik minat calon mahasiswa baru.
Sebagai salah satu perguruan tinggi yang terus berkembang di Jawa Timur, UMMAD memiliki sejumlah keunggulan strategis. Dengan akreditasi institusi “Baik Sekali”, UMMAD mengusung empat pilar utama, yakni pusat pendidikan unggul yang mencetak lulusan inovatif, penguatan nilai-nilai Islami melalui penanaman akhlak karimah, digitalisasi modern melalui integrasi teknologi seperti kecerdasan buatan dan sistem informasi dalam kurikulum, serta orientasi global melalui jejaring internasional dan program kompetisi.
UMMAD juga menawarkan beragam program studi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan era digital, antara lain Program Sarjana BioKewirausahaan, Ilmu Aktuaria, Informatika berbasis AI dan teknologi digital, Ilmu Kesejahteraan Sosial, Ilmu Komunikasi, Administrasi Kesehatan, Hukum, Psikologi, Manajemen, serta program Diploma seperti Kebidanan dan Desain Komunikasi Visual.
Saat ini, UMMAD tengah berproses menuju transformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) yang diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan serta fasilitas pendidikan. Melalui workshop ini, UMMAD optimistis dapat memperkuat citra institusi dan semakin mantap menjadi salah satu pilihan utama bagi calon mahasiswa baru.
Bagikan
Universitas Muhammadiyah Madiun
Digital University. Sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada digitalisasi dan kemajuan IPTEKS, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik, yang tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan karakter yang kuat sesuai dengan prinsip-prinsip keIslaman.