
Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang tengah berproses menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tata Kelola Beasiswa sebagai upaya penguatan sistem layanan bantuan pendidikan.
Kegiatan rakor tersebut diikuti oleh tim pengelola beasiswa dari masing-masing program studi dan dilaksanakan di Ruang Rapat 1 Universitas Muhammadiyah Madiun pada Senin, 13 Mei 2025.
Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LJM) UMMAD, Wariyatun, M.AAPD, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini difokuskan pada pembahasan pelaksanaan program beasiswa di lingkungan UMMAD. Pembahasan meliputi evaluasi mekanisme penyaluran beasiswa, pembenahan sistem administrasi dan evaluasi, serta penguatan kolaborasi antarunit agar seluruh proses berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.
Ia berharap, melalui rakor tersebut, tata kelola beasiswa ke depan dapat semakin optimal serta memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, sekaligus menjadi wujud penerapan nilai keadilan dan pelayanan prima di perguruan tinggi. Hal itu disampaikannya pada Kamis, 15 Mei 2025.
Sementara itu, perwakilan pengelola beasiswa, Lies Wuryanita Adriyani, M.Sc., menegaskan bahwa pengelolaan beasiswa memiliki peran strategis dalam menunjang keberhasilan studi mahasiswa.
Menurutnya, pihak pengelola berkomitmen memastikan seluruh bentuk bantuan pendidikan dapat diakses secara adil oleh mahasiswa yang membutuhkan, tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
Bagikan
Universitas Muhammadiyah Madiun
Digital University. Sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada digitalisasi dan kemajuan IPTEKS, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik, yang tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada pembentukan karakter yang kuat sesuai dengan prinsip-prinsip keIslaman.